Balai Pemuda Surabaya Jadi Pusat Perhatian: Beragam Kegiatan Seni Budaya Meriahkan Kota Menjelang HUT ke-733


INDONESIA NEWS - Surabaya, 13 Mei 2026 Balai Pemuda Surabaya, bangunan bersejarah peninggalan era kolonial yang kini menjadi pusat kebudayaan utama Kota Pahlawan, hari ini menjadi sorotan utama. Beragam kegiatan seni dan budaya digelar serentak di kompleks ikonik ini, guna meramaikan suasana kota dalam rangkaian menyambut Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 yang puncak perayaannya jatuh di akhir bulan Mei ini.

Suasana di kawasan Jalan Gubernur Suryo 15 tampak sangat semarak sejak pagi hingga sore ini. Di Gedung Galeri Merah Putih, pameran seni rupa bertajuk “Surabaya City Scape” masih berlangsung, menampilkan 45 karya lukisan dari para pelukis lokal yang mengangkat tema wajah kota, sejarah, hingga kehidupan masyarakat Surabaya. Menariknya, setiap karya ditandai harga khusus Rp733.000, sebagai simbol penghormatan atas usia kota yang mencapai 733 tahun.
Tidak hanya pameran seni rupa, panggung terbuka dan pendopo Balai Pemuda juga dipenuhi penampilan budaya. Mulai dari pertunjukan karawitan, tarian tradisional Jawa Timuran, hingga penampilan teater rakyat yang menceritakan kisah perjuangan dan sejarah Surabaya. Berbagai komunitas seni, sanggar, dan pelaku budaya dari berbagai usia—mulai anak-anak hingga seniman senior—turut ambil bagian dalam gelaran ini, menunjukkan bahwa Balai Pemuda tetap menjadi “rumah” dan ruang ekspresi bagi seluruh elemen masyarakat.


Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Surabaya menyampaikan, Balai Pemuda dipilih sebagai lokasi utama rangkaian acara karena tempat ini memiliki nilai sejarah tinggi sekaligus berfungsi sebagai pusat pelestarian seni budaya sejak puluhan tahun lalu. “Tempat ini saksi sejarah, dan hingga kini tetap hidup. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa warisan budaya dan kreativitas anak bangsa tetap dijaga dan dikembangkan di tengah kemajuan kota,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Selain pertunjukan dan pameran, juga digelar lokakarya seni, pelatihan kerajinan, dan diskusi budaya yang terbuka untuk umum. Seluruh kegiatan ini digratiskan agar dapat dinikmati seluruh warga Surabaya maupun wisatawan yang berkunjung.
Balai Pemuda dibangun tahun 1907 dengan nama awal De Simpangsche Sociëteit, dan sejak masa kemerdekaan berubah fungsi menjadi pusat kegiatan pemuda dan kesenian. Hingga kini, bangunan ini ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya dan terus dipelihara pemerintah kota agar tetap berfungsi aktif sebagai ruang publik bernilai sejarah dan budaya.
Rangkaian kegiatan seni budaya di Balai Pemuda ini akan terus berlangsung hingga akhir Mei, beriringan dengan berbagai acara puncak perayaan HUT Surabaya ke-733. Warga diimbau untuk hadir, menikmati, dan turut menjaga semangat melestarikan budaya kota.

Red. INDONESIA NEWS

INDONESIA NEWS CHANNEL

Komunitas profesional menjadi satu, menyatukan misi serta visi untuk mencapai satu tujuan yang bermanfaat buat kemanusiaan yang adil dan ber adab

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama